![]() |
Lukisan Mozaik |
Sudah lama sekali saya ingin berbagi pengalaman dalam setiap jejak kaki saya. Di tahun ini saya diberikan semangat lebih untuk menceritakan dan mendokumentasikan setiap jejak kaki saya. saya bersyukur dan berterimakasih telah memberikan semangat baru. Memberikan gairah hidup untuk kembali melangkah. Semoga semangat itu akan selalu ada dan menemani disetiap jejak langkah kaki ini. Tepat hari ini pertama kalinya Saya melihat dunia dan dihari ini pula pertama kalinya saya menceritakan jejak kaki saya di blog. saya berharap semoga ini adalah awal jejak pertama saya untuk melakukan perjalanan-perjalanan berikutnya. karena saya punya keinginan untuk melangkahkan jejak kaki saya lebih jauh, melihat lebih banyak, dan mendengar lebih luas tentang alam ini.
![]() |
Lawang Sewu dari kejahuan |
![]() |
Lawang Sewu waktu malam hari |
![]() |
Halaman depan Lawang Sewu dan papan denah lokasi Lawang Sewu |
Nama Lawang Sewu berasal dari bahasa jawa dengan kata "Lawang" yang berarti pintu dan "sewu" yang berarti seribu, jadi secara istilah Lawang Sewu berarti bangunan yang memiliki pintu sebanyak seribu. Sebenernya jumlah pintunya tidak mencapai seribu (berdasarkan data yang ada jumlah pintunya 342 buah). Namun karena jumlahnya sangat banyak tersebut bukanlah murni pintu, melainkan jendela. karena bentuk jendela itu sangat lebar, maka banyak orang yang berasumsi itu adalah pintu.
![]() |
diantara pintu - pintu |
Lawang Sewu merupakan kantor pertama perkeretaapian di Indonesia mulai bersolek dan berbenah pada tahun 2003. Sebelumnya hampir 16 tahun bangunan yang menjadi saksi bisu peristiwa pertempuran lima hari di Semarang tahun 1945 ini dibiarkan mangkrak tak terawat hingga dikenal menjadi bangunan angker, kesan angker memang melekat pada Lawang Sewu tapi sekarang kesan itu semakin memudar dikalangan masyarakat karena Lawang Sewu dilakukan pemugaran yang memakan waktu cukup lama. Akhirnya selesai pada akhir Juni 2011 dan kembali dibuka untuk umum setelah pada tanggal 5 Juli 2011 diresmikan oleh Ibu Negara Ani bambang yudhoyono. Ya, Lawang Sewu sekarang kelihatan cantik dibandingkan pertama kalinya saya menginjakan kaki di kota Semarang, PT kereta api merawat dan mengelola dangan menjaga keaslian dan keutuhan bangunan. Bangunan peninggalan Belanda yang tersohor dan sudah dinyatakan menjadi warisan budaya cagar alam atau herritage dunia. Lawang Sewu menjadi tempat wisata faforit di kota Semarang. Bagi kalian yang berkunjung ke Semarang jangan sampai melewatkan tempat wisata Lawang Sewu ini. oh... iya, Lawang Sewu dibuka untuk pengunjung 07.00 - 21.00 wib, tiket masuk ke Lawang Sewu cukup relatif murah untuk dewasa Rp. 10.000,- anak-anak usia 3 - 12 th dan untuk pelajar Rp. 5.000,-. Sebenarnya di kawasan Lawang Sewu ini ada jasa pemandu untuk menjelaskan secara formal sejarah Lawang sewu. tapi kali ini saya tidak memakai pemandu. biaya untuk pemandu disini relatif bervariatif tergantung pemandu dan negoisasinya pastinya heheh.
![]() |
Lawang Sewu |
![]() |
Tangga ke lantai 2 |
![]() |
Tangga menuju lantai 2 Lawang Sewu |
Beberapa ruangan di Lawang sewu ini juga sekarang disewakan untuk acara-acara seperti resepsi pernikahan, pesta ulang tahun, acara gathering kantor, dll. Bahkan ada juga yang melakukan foto pre-wedding. Di dalam gedung B ada ruang bawah tanah pada awalnya adalah untuk mendinginkan gedung dengan cara mengisi air di dalam ruang bawah tanah tersebut. Namun pada masa penjajahan ruang bawah tanah ini digunakan untuk menyiksa tawanan. Banyak tawanan yang meninggal dunia saat penyiksaan di ruang ini, saya dulu pernah sekali masuk ke ruang bawah tanah ini. saya hanya menantang adrenalin saya sejauh mana saya bisa melawan rasa takut dan menjawab rasa penasaranku tentang ruang bawah tanah ini. saya masuk kedalam ruang bawah tanah ini pada malam hari waktu itu aaaarrrggghhtt kalian bisa merasakan bagaimana seremnya. Apalagi dengan cerita - cerita mistis yang ada didalamnya. Sebelum kalian memutuskan untuk masuk keruang bawah tanah sebaiknya siapkan mental terlebih dahulu. Tidak lucu juga kalau setengah perjalanan kita melambaikan tangan (menyerah) kemudian meminta pulang heheh. Sebelum masuk ada perelatan yang harus kita pakai karena di bawah lembab dan ada air yang tergenang, kita diwajibkan memakai sepatu bott, lampu senter yang sudah disiapkan oleh pemandu. Langkah demi langkah bulu kuduk saya berdiri melewati lorong demi lorong yang gelap, ini akan jadi pengalaman yang tidak akan pernah saya lupakan.
![]() |
diantara lorong lawang sewu |
![]() |
didalam ruangan Lawang Sewu |
![]() |
Di bagian depan Lawang Sewu untuk beristirahat |
Sudah lama saya pengen ke Lawang Sewu. Lihat post ini saya makin pengen ke sana.
BalasHapusDiagendakan mas edy... Dan jangan lupa nyobain ruang bawah tanahnya.
HapusInilah salah satu peninggalan penjajah yang bermanfaat hehehe..andai saja semua bangunan bersejarah di indonesia di rawat dengan baik akan menambah kekuatan ekonomi maayarakat sekitar
BalasHapusIya betul banget mba n hidayah... Semoga bangunan sejarah yang lain bisa di optimalkan dengan baik. Terimakasih sudah mampir
BalasHapusSekali2nya saya ke Lawang Sewu, malahan malam hari. Serem2 asik hehe. Btw selamat utk blognya. Semoga bisa diasuh terus dan terus berbagi info2 wisata menarik
BalasHapusMemang ada sensasi sendiri sih mas kalau kelawang sewu malam hari... Amin makasih banyak mas,
BalasHapushttp://taipan107.blogspot.com/2017/06/taipanqq-ditusuk-bagian-wajah-1-brimob.html
BalasHapusKami tantang para bos semua yang suka bermain kartu
dengan kemungkinan menang sangat besar.
Dengan minimal Deposit hanya Rp 20.000,-
Cukup Dengan 1 user ID sudah bisa bermain 7 Games.
Kami juga akan memudahkan anda untuk pembuatan ID dengan registrasi secara gratis.
Untuk proses DEPO & WITHDRAW langsung ditangani oleh
customer service kami yang profesional dan ramah.
NO SYSTEM ROBOT!!! 100 % PLAYER Vs PLAYER